banner 728x250

Masyarakat Batukaropa Bulukumba Geruduk Mapolda Sulsel, Tolak Tambang di Sungai Balantieng 

banner 120x600
banner 468x60

SULSEL— Puluhan masyarakat dari Desa Batu Karopa,Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba melakukan aksi unjuk rasa di Mapolda Sulawesi Selatan dengan tuntutan bahwa menolak secara tegas kehadiran tambang di Sungai Balangtieng.

 

banner 325x300

PT Cahaya Purnama yang akan melakukan aktivitas penambangan diminta angkat kaki dari Sungai Balantieng, Kamis (31/05/2023).

Penolakan itu dilakukan lantaran diduga akan  berdampak terhadap pengairan persawahan petani yang menjadi sumber pendapatan masyarakat. Tak hanya itu, jika aktivitas tambang dilakukan, warga mengkalaim akan kesulitan dalam mendapatkan air bersih.

“Kehadiran PT Purnama di Sungai Balantieng akan menjadi ancaman kekeringan bagi sawah petani yang ada di Batukaropa yang menjadi sumber mata pencaharian dan masalah ini akan berjangka panjang sampai ke anak cucu jika terus di biarkan melakukan penambangan maka kami secara tegas untuk menolak hadirnya PT Purnama untuk melakukan penambangan dan harus angkat kaki dari Sungai Balangtieng,” kata Rijal dalam orasinya.

Lajut rijal sapaan akrabnya mengatakan akan terus mengawal masyarakat Batu Karopa sampai selesai.

“Dan kami juga meminta kepada pihak Polda Sulsel agar mampu mengambil tindakan tegas jika PT Purnama melakukan pengerukan di sungai tampa izin Amdal. terkait dengan ilegal atau legalnya kami dan masyarakat tetap menolak akan proses penambangan,”sambung dia.

Ditempat yang sama, Kasat Krimsus menanggapi terkait aksi masyarakat Batukaropa. Pihaknya mengatakan akan segera menindaklanjuti.

 

“Segera ditindak lanjuti, silahkan komunikasi dengan pihak Polres Bulukumba apabila ada kegiatan yang dilakukan oleh pihak PT cahaya purnama maka harus di berhentikan. Saya sudah komunikasi dengan pihak polres bulukumba dan akan ditindaklanjuti,”imbuhnya (PTR)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *