Mei 28, 2024

Jadi Tradisi Setiap Tahun, Ini Asal Usul Beli Baju Jelang Lebaran

0

Jakarta – Momen Lebaran Idul Fitri di Indonesia identik dengan tradisi membeli baju baru. Kebiasaan membeli baju baru untuk Lebaran ternyata juga telah menjadi tradisi turun temurun yang sudah dilakukan sejak dulu.

Seperti dilansir Historia.id, Penasihat Urusan Pribumi untuk Pemerintah Kolonial Belanda Snouck Hurgronje mencatat kebiasaan ini dimulai pada awal abad ke-20. Tradisi baju Lebaran pada masa itu sudah menghinggapi para pejabat dan rakyat jelata ketika itu.

Dalam ‘Sarung, Jubah, dan Celana: Penampilan sebagai Sarana Pembeda dan Diskriminiasi’ yang termuat dalam Outward Appearances, Kees van Dijk menuliskan pejabat sekelas Bupati berpenampilan dengan pakaian pribumi berupa kain ketat atau pantalon berenang emas bergaya Eropa.

 

Pada masa penjajahan Jepang, kebiasaan membeli baju baru jelang Lebaran agak tersendat. Pada masa ini rakyat jelata sebenarnya mempunyai cukup uang, tapi barang-barang menjadi sangat langka.

“Produksi terus digenjot untuk memenuhi keperluan militer Jepang, bahan pangan di pasar banyak menghilang, rakyat digerakkan untuk kerja paksa, bahkan pakaian disita,” ungkap Thomas J. Lindblad dalam “Krisis Ekonomi dalam Sejarah Indonesia Abad ke-20”, termuat dalam Dari Krisis ke Krisis: Masyarakat Indonesia Menghadapi Krisis Ekonomi Selama Abad 20.

Namun, setelah Indonesia merdeka keadaan perekonomian dan industri membaik. Tradisi beli baju Lebaran itu pun berlanjut hingga sekarang. Setiap menjelang Idul Fitri, masyarakat Indonesia berbondong-bondong pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari baju baru, atau sekarang orang-orang tinggal checkout baju baru di marketplace.

Tahun 2023 ini merupakan Lebaran yang terasa begitu istimewa. Sebab, setelah 3 tahun melalui belenggu pandemi, di tahun ini masyarakat Indonesia bisa kembali mudik, bersilaturahmi dengan keluarga besar. Mengenakan baju baru akan membuat momen Lebaran semakin berkesan.(Detik.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *