banner 728x250

SPBU Katangka “Bandel”, Jual Pertalite Puluhan Jerigen

banner 120x600
banner 468x60

 

BULUKUMBA— Praktek penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis pertalite dan solar menggunakan jerigen dalam jumlah besar masih sering ditemukan.

banner 325x300

Meski di izinkan namun harus memiliki surat rekomendasi, namun tak sedikit oknum menggunakan rekomendasi hanya kedok semata untuk melancarkan aksinya.

Terbukti, beberpa angkutan mobil truck di amankan pihak berwajib membawa puluhan ton BBM solar subsidi untuk diperjual belikan keluar daerah.

Sementara BBM jenis pertalite pun tak luput dari incaran. Dari pantauan nuansasulsel.com, SPBU Katangka Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba masih menemukan praktik jual beli pertalite menggunakan jerigen dengan jumlah puluhan.

Diduga, pelangsir dengan pihak SPBU bekerjasama agar saling menguntung.
Manajer SPBU Katangka, Syukur sapaan akrabnya tidak menapik saat di konfirmasi. Pihaknya menyebut untuk membantu perekonomian sahabatnya karena di PHK dari tempat bekerja.

“Kalo ini langganan dr jojjolo, kena PHK dr Lonsum jd sy bantu beliau yah tambah2 ekonomi nya,”tulis dia via pesan WhatsApp, Sabtu 14 Oktober 2023.

Sekedar kabar,Pertalite akan dijual kembali atau diecer kembali dengan menjualnya di dalam botolan atau lewat warung dengan sebutan Pertamini. Hal ini tidak dibenarkan karena Pertalite telah ditetapkan sebagai Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan (JBKP) pengganti Premium.

Sementara BBM Jenis solar Harga Eceran Tertinggi Rp.6.800

Para tersangka kasus penimbunan BBM bersubsidi dijerat dengan Pasal 55 UU Undang Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi. Pelaku terancam dipidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp60 miliar.

Jerat hukum juga diberlakukan kepada pelaku yang meniru atau memalsukan bahan bakar minyak. Ancaman tersebut tertulis dalam UU Migas Pasal 54.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *