banner 728x250

Empat Perangkat Desa Lembang Diberhentikan, Ketua PPDI Bulukumba Akan Lapor ke PTUN

banner 120x600
banner 468x60

BULUKUMBA—Polemik pemberhentian Perangkat Desa Lembang makin menyita perhatian publik lantaran pihak yang berwenang belum memberikan solusi terbaik.

Padahal, kasus tersebut di hering ke DPRD Kabupaten Bulukumba (Oktober 2023) oleh perangkat desa yang dikeluarkan tersebut. Namun hingga saat ini belum ada titik terang.

banner 325x300

Ke Empat perangkat desa yaitu, Mila Karmila yang menjabat sebagai Kasi Pemerintahan, Ika Ningsih Kaur Umum dan dua kepala Dusun, Amri Kadus Kassibuta, Hermansyah Kadus Kassilohe, 

mereka dikeluarkan lantaran adanya dugaan beda pilahn (Pemilihan Kades)

 

Amri Kadus Kassibuta kembali mengungkapkan kekesalannya lantaran diduga tidak ada langkah yang diambil oleh Pemerintah Kecamatan Kajang dalam hal ini Camat selaku yang diberikan wewenang sebagai perpanjangan tangan Bupati.

” Bukan persoalan pelanggaran yang dilakukan namun ada kaitannya dengan persoalan pendukung sesuai bukti yang kita perlihatkan diruang Komisi A pada saat RDP,”katanya, 1 November 2023.

Namun hanya saja kata Amri, “sampai hari ini belum ada yang menghadirkan solusi yang berkeadilan terhadap mereka yang dikeluarkan tanpa ada pelanggaran yang ia lakukan.

 

Sementara Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia-PPDI Kabupaten Bulukumba, Sappewali Kuton mengatakan bahwa  dikeluarkannya Empat Perangkat Desa Lembang tidak sesuai sebagaimana diamanatkan dalam peraturan Daerah nomor 9 tahun 2016 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa.

Pihaknya pun kecewa ke Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bulukumba yang hanya memberi janji akan menjadwalkan kembali untuk RDP namun tidak kunjung terealisasi.

“Kalau pun pak Camat tidak mencabut rekomendasinya maka atas nama lembaga PPDI  Bulukumba akan melaporkan kasus ini ke PTUN melalui lembaga bantuan hukum,”tutupnya.

Hingga berita ini tayang, Camat-DPRD Bulukumba berupaya di Konfirmasi (RN)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *