Mei 28, 2024

Dugaan Korupsi DAK Dinas Pertanian, Dirfan: Integritas Hukum Kejaksaan Bantaeng Dipertanyakan

0

 

BANTAENG,NS— Menanggapi dugaan korupsi proyek DAK Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, Pendiri Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Prihatin Indonesia ( AMPRI ) Dirfan  angkat bicara, Rabu 8 Mei 2024

 

Dirinya menyayangkan penyidikan yang di lakukan oleh Kejaksaan Negeri Bantaeng. Pasalnya, penetapan dan penahanan tersangka terkesan pilih kasih alias tebang pilih.

 

Bagaimana tidak, pihak penyidik kejaksaan hanya menetapkan Nur Qalbi Karaeng Caya sebagai tersangka yang hari ini ditahan di rumah tahanan Bantaeng.

“Sedangkan kita ketahui bersama, bahwa Budi Taufik, Kepala Dinas Pertanian, Salam, Kabid PSP, Bahar Majid dan Kelompok Tani atau oknum kontraktor yang diduga menerima aliran dana proyek DAK tersebut tidak disentuh atau tidak dijadikan tersangka sehingga integritas penegakan hukum Kejaksaan Bantaeng dipertanyakan. Apakah nama-nama tersebut diatas tidak ditersangkakan karena ada yang melindungi dengan dalil mereka telah melakukan pengambalian,”tanya Dirfan Sontoloyo sapaan akrabnya.

“Kemudian beredar pula isu bahwa Kejaksaan Bantaeng mengusut kasus dugaan korupsi Proyek DAk TA. 2021 tersebut karena permintaan jatah proyek oknum jaksa tidak diakomodir oleh Kadis Pertanian, Budi,”sambung Dirfan.

 

Pihaknyapun menegaskan agar kasus dugaan korupsi tersebut sebaiknya diambil alih oleh Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Selatan.

“Karena integritas penegakan hukum Kejaksaan Bantaeng sangat diragukan,”imbuhnya.

Hingga berita ini tayang, pihak terkait berupaya dikonfirmasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *