banner 728x250

Emak-emak Geruduk Polsek Tellulimpoe, Buntut Terduga Pelaku Penebang Kayu Milik Erni Belum Ditangkap 

banner 120x600
banner 468x60

 

SINJAI,NS– Kayu Jati milik Erni Binti Badu (60) Warga Dusun Turuneng, Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe kabupaten Sinjai, diduga di ambil orang tanpa sepengatahuannya, Rabu (19/06/2024).

banner 325x300

Akibat insiden tersebut,  Erni melapor di Polsek Tellulimpoe dengan Nomor TB/15/VI/2024 Sektor Tellulimpoe dan LP/B/15/VI /2024/ Sulsel Res Sinjai ,Sek Tellulimpoe pada 7 Juli 2024

Namun Erni kecewa. Pasalnya, sejak laporannya di terima oleh pihak kepolisian belum melakukan tindakan penangkapan kepada terduga pelaku. Padahal kata dia, jelas menebang dan menjual kayu miliknya.

“Itukan mencuri dan pengrusakan namanya. Masa sih pencuri tidak di tangkap sedangkan pencuri ayam biasa langsung di tangkap,” ujarnya kepada Nuansasulsel.com.

Lebih lanjut Erni mengatakan bahwa pihak kepolisian sudah melakukan serangkaian penyelidikan dan bahkan sudah memanggil saksi dan mengecek langsung barang bukti, tapi sampai hari ini diduga pelaku masih santai saja.

“Maka hari ini Rabu 19 Juni 2024 kembali saya mendatangi Polsek Tellulimpoe untuk mempertanyakan sejauh mana tindakan Serta rangkaian yang sudah di lakukan oleh penyidik. Saya tidak mengerti kalau pelaku tidak di tahan,”katanya.

Terpisah Kepala Kepolisian Sektor Tellulimpoe, Iptu Jalaluddin SH, yang dikonfirmasi lewat WhatsApp, mengatakan kasus tersebut dalam proses namun lebih jelasnya, sembari mengarahkan untuk konfirmasi ke pihak penyidik dalam hal ini Kanit Reskrim.

,”Iye mohon maaf kasus tersebut tetap dalam proses untuk lebih jelas kita komunikasi dgn pihak Penyidiknya dalam hal ini Kanit Reskrim,” tulis Kapolsek Tellulimpoe, Rabu 19Juni 20204

Sementara Kanit Reskrim Polsek Tellulimpoe, Toep Efendi yang di hubungi mengakui, sementara berada di Desa era baru

“Saya ke era baru ada tugas cek kartu sapi. sebentarpi ku telfon ki,”imbuhnya.

*M.S.Mattoreang*

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *